Tonton Blak blakan Menkumham, 2 Napi Kakap Ancam Yasonna

 

napi ancam yosana
Yosanna

Beritaok  – Penjara rupanya belum sepenuhnya membuat seorang terpidana jera dan berhenti melakukan pelanggaran hukum. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly mengaku mendapat ancaman dari dua orang narapidana yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung.

Yasonna tak menyebut siapa kedua narapidana dimaksud. Tapi yang pasti ancaman itu muncul terkait dengan upaya dia bersama para stafnya membehani berbagai penyimpangan yang terjadi di sana. Seperti diketahui, Dua pekan lalu Kelapa Lapas Sukamiskin Wahid Husein ditangkap KPK.

Dari hasil sidak Dirjen Pemasyarakatan Sri Puguh Utami kemudian patut diduga dua narapidana yakni Setya Novanto dan M. Nazarudin menempati sel palsu untuk mengelabui petugas dan masyarakat. Yasonna pun bertindak. Selain mencopot Wahid Husein, dia juga mencopot atau memutasikan para staf di bawahnya.

Untuk memeriksa kemungkinan masih adanya pelanggaran, Yasonna juga menerjunkan Inspektur Jenderal Kemenkumham ke Sukamiskin. Namun rupanya semua langkah itu mendapat perlawanan. “Ya jujur saja ada yang ancam saya kok. Tapi saya tak akan mundur, bila mereka nekad saya tentu akan membuat perhitungan,” kata Yasonna saat Blak blakan dengan detikcom.

Siapa yang mengancam?

“Ya dari dua orang lah pokoknya. Saya bilang, saya bukan orang yang bisa diancam-ancam,” karena itu politikus PDIP itu berkeras tak mau menyebut para pihak yang mengancamnya.

Selain soal Sukamiskin, dia juga memaparkan sejumlah ironi yang terjadi di lingkungan lapas di seluruh daerah. Misalnya saja lapas narkoba yang lebih banyak dihuni oleh para bandar dan pengedar ketimbang pemakai. “Ini aneh,” tegasnya.

Karenanya, setujukah dia agar para koruptor dikirimkan ke penjara Nusakambangan atau penjara khusus di pulau terpencil? Apa solusinya guna mengatasi ketimpangan antara jumlah napi dan kapas penjara yang ada? Seperti apa pula bentuk ancaman yang diterima Yasonna seperti diungkapkanya tadi?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *