Legenda Bayern Puji Fleksibilitas Permainan Madrid

Beritaok -Salah Satu legenda Bayern Munich Oliver Kahn,  menegaskan bahwa Madrid merupakan tim yang memiliki beberapa fase dalam suatu pertandingan.

Hal itu berarti Madrid mampu menjadi tim yang tampil menyerang dengan sangat ganas, namun dapat pula menampilkan strategi bertahan total.

Untuk dapat mengatasi hal itu, Kahn menyarankan pada mantan timnya untuk terus melakukan tekanan kepada Madrid sepanjang jalannya pertandingan. Dengan tekanan yang terus-menerus, maka Bayern dapat mendikte permainan tim asuhan Zinedine Zidane. Bayern akan menjamu Madrid di leg I semifinal Liga Champions 2017-2018, Kamis 26 April 2018 dini hari WIB.

Bayern mungkin dapat mengambil contoh dari penampilan Juventus kala menghadapi Madrid di leg II perempat final Liga Champions. Pada saat itu, La Vecchia Signora –julukan Juventus– mampu menekan Madrid, sehingga Los Galacticos –julukan Madrid– tetap berada tidak mampu mengembangkan permainan.

Meskipun, pada akhirnya Madrid yang lolos ke fase semifinal, namun Juventus berhasil menang dengan hasil akhir 3-1 di Santiago Bernabeu. Kahn melihat hal itulah yang harus dilakukan oleh tim asuhan Jupp Heynckes.

Legenda Bayern Puji Fleksibilitas Permainan Madrid.

“Ada beberapa kesempatan untuk membuat Madrid dalam tekanan dan membuat mereka dalam bahaya. Madrid merupakan tim yang memiliki fase dalam suatu pertandingan. Artinya, mereka memiliki fase dalam suatu permainan, di mana Madrid mampu menekan dengan sangat tinggi dan ekstrem yang dapat membuat tim lawan tercekik,” ungkap Kahn, seperti yang diwartakan Marca, Selasa (24/4/2018).

Pertemuan kedua tim pada babak semifinal tampak seperti final yang terlalu dini bagi penikmat sepakbola. Kedua tim merupakan tim yang memiliki sejarah besar di Liga masing-masing maupun Eropa. Terkhusus Bayern, nama besarnya sebagai penguasa Liga Jerman sudah tak perlu diragukan lagi.

Terakhir kali Bayern berada di partai puncak Liga Champions ialah pada edisi 2013, di mana saat itu Bayern bertemu dengan Borussia Dortmund. Pertemuan kedua tim Jerman itu berakhir dengan kemenangan 2-1 Bayern atas Dortmund.

Kahn mengharapkan hal itu dapat terulang kembali, sehingga Bayern mampu menggenapkan koleksi trofi Liga Champions mereka menjadi enam. Dengan target seperti itu, maka Bayern dituntut untuk dapat mengatasi Madrid, agar mampu melaju ke partai final Liga Champions 2017-2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *